Saka Pandu wisata adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dibidang pariwisata guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional.

saka pandu wisata

Saka Pandu wisata berbeda dengan saka lain yang ada di indonesia, saka tersebut dapat kedudukan di Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW), meskipun dapat pula berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya Kwarda Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini.

Baca juga: Macam-Macam SAKA (Satuan Karya) Pramuka di Indonesia

Saka Pandu wisata Dibentuk Dengan Tujuan

  • Memiliki rasa cinta terhadap kepariwisataan.
  • Memiliki pengalaman, pengetahuan, ketrampilan dan kecakapan dibidang kepariwisataan.
  • Memiliki sikap hidup yang tertib serta cara berpikir yang kreatif khsusnya untuk kepentingan kepariwisataan dan peka terhadap keadaan dan perubahan yang terjadi dilingkungan kepariwisataan.
  • Mampu melaksanakan bakti kepada masyarakat di bidang kepariwisataan.
  • Memiliki disiplin dan tanggung jawab terhadap kepariwisataan.

Krida dan SKK

Saka pandu wisata memiliki 4 krida dengan skk masing-masing sebagai berikut:

Krida Bina Obyek Wisata

  • SKK Sadar Wisata.
  • SKK Obyek dan Daya Tarik Wisata (ODTW)

Krida Bina Pramuwisata

  • SKK Teknik Pemanduan
  • SKK Penyusunan Paket Wisata
  • SKK Karakteristik Wisatawan

Krida Bina Sarana Wisata

  • SKK Akomodasi
  • SKK Tata Boga

Krida Bina Seni Budaya

  • SKK Ragam Kesenian
  • SKK Keterampilan Kesenian

Syarat Menjadi Anggota

  • Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota Saka Pandu wisata secara sukarela dan tertulis.
  • Bagi Pramuka Penegak dan Pandega diharapkan menyerahkan ijin tertulis dari Pembina gugus depan asalnya.
  • Bagi Pamong Saka Pandu wisata sedikitnya telah mengikuti Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar.
  • Bagi Instruktur Saka Pandu wisata bersedia secara Sukarela memberikan pengetahuan, ketrampilan dan kecakapan dibidang kepariwisataan kepada anggota Saka Pandu wisata.
  • Sehat jasmani dan rohani serta dengan sukarela sanggup mentaati segala ketentuan yang berlaku.

Peng-organisasian

Baca juga: SAKA Wira Kartika, Pengertian, Lambang, Krida dan SKK

Berkedudukan di Kwartir Cabang, dengan menggunakan sistem satuan terpisah dan dapat berpangkalan di Obyek dan Daya Tarik Wisata (ODTW)

Dibina dan dikendalikan oleh Kwartir Cabang dibantu oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Cabang.

Beranggotakan sedikitnya 10 (sepuluh) orang dan sebanyak-banyaknya 40 (empat puluh) orang dan sedikit-dikitnya 2 (dua) krida tertentu, yang masing-masing beranggotakan 5 (lima) hingga 10 (sepuluh) orang.

Setiap Krida beranggotakan 5 sampai dengan 10 orang, sehingga dalam satu Saka dimungkinkan adanya beberapa Krida yang sama.

Jika satu jenis Krida peminatnya lebih 10 orang, maka nama Krida itu diberi nama tambahan angka dibelakangnya misalnya Krida Bina Obyek Wisata 1, Krida Bina Obyek Wisata 2 dan seterusnya.

Diberi nama sesuai dengan Obyek dan Daya Tarik Wisata.

Anggota saka Putra dibina oleh Pamong Saka Putra dan anggota Saka Putri dibina oleh Pamong Saka Putri, serta masing-masing dibantu oleh beberapa Instruktur.

Jumlah Pamong Saka di tiap-tiap Saka disesuaikan dengan keadaan, sedangkan jumlah Instruktur disesuaikan dengan kebutuhan lingkup kegiatannya.

Pelaksana kegiatan Saka adalah Dewan Saka Panduwisata.

Struktur Dewan Saka terdiri atas : Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan beberapa orang anggota, yang dipilih dari para pemimpin Krida dan Wakil Pemimpin Krida.

Masa bakti Dewan Saka adalah 2 (dua) tahun.

Tiap Krida dipimpin oleh seorang Pemimpin Krida dibantu seorang Wakil Pemimpin Krida.

Ke-Anggotaan

1. Peserta didik Pramuka Penegak dan Pandega.

  • Pramuka Penggalang yang berminat dibidang Kepariwisataan, dan memenuhi syarat khusus tertentu.

2.Anggota Dewasa,

  • Pamong Saka.
  • Instruktur Saka.
  • Pimpinan Saka.

Baca juga: SAKA Bakti Husada, Pengertian, Lambang, Krida dan SKK


3 Komentar

Materi Lengkap SAKA Pariwisata, Pengertian, Krida dan SKK, Lambang · 04/08/2019 pada 12:58 am

[…] Baca juga: SAKA Pandu Wisata, Pengertian, Tujuan, Krida, SKK […]

SAKA Kalpataru, Satuan Karya Peduli Lingkungan Hidup · 05/08/2019 pada 12:04 am

[…] Baca juga: SAKA Pandu Wisata, Pengertian, Tujuan, Krida, SKK […]

Macam-Macam SAKA (Satuan Karya) Pramuka di Indonesia · 01/12/2019 pada 5:41 pm

[…] yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dibidang pariwisata guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *