SAKA Kalpataru, adalah wadah atau tempat bagi anggota pramuka untuk menyalurkan minat dan bakat serta kemampuan dan pengalaman dalam bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam hal ini anggota pramuka mampu meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan, dan kepemimpinan serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Satuan karya kalpataru dibentuk dengan maksud untuk melatih setiap anggota pramuka yang tergabung didalamnya untuk menjaga lingkungan hidup.

Serta anggota pramuka dituntut untuk bisa bertanggung jawab dalam mempertahankan dan melestarikan lingkungan hidup demi generasi sekarang dan mendatang.

Baca juga: Macam-Macam SAKA (Satuan Karya) Pramuka di Indonesia

Dengan kata lain bahwa satuan karya kalpataru dibentuk khusus dalam melestarikan dan menjaga lingkungan yang berkelanjutan.

Sejarah SAKA Kalpataru

Satuan Karya Kalpataru merupakan hasil kesepakatan bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang ditandatangani pada tanggal 20 November 2011.

Yang menjadi implementasi dari Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-undang nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta Undang-undang nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Sehingga pada tahun 2012 dilakukan uji coba pada beberapa daerah hingga akhirnya Gerakan Pramuka MEMUTUSKAN saka kalpataru atau saka peduli lingkungan hidup menjadi saka tingkat nasional.

Baca juga: SAKA Pandu Wisata, Pengertian, Tujuan, Krida, SKK

Hal tersebut sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional, Kupang, NTT melalui SK Munas Gerakan Pramuka No: 13/Munas/2013 pada tanggal 5 Desember 2013.

Pada 30 April 2014 silam, Ketua Kwartir Nasional, Adyaksa Dault, telah melantik Majelis Pembimbing (Mabisaka) dan Pimpinan Saka Kalapatu (Pinsaka) Tingkat Nasional Masa Bhakti 2014-2019.

Lambang SAKA Kalpataru

saka kalpataru

Krida dan SKK

Satuan karya kalpataru sendiri memiliki 3 krida dengan SKK masing-masing sebagai berikut:

Baca juga: SAKA Pandu Wisata, Pengertian, Tujuan, Krida, SKK

Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

  • SKK Komposting,
  • SKK Daur Ulang, dan
  • SKK Bank Sampah

Krida Perubahan Iklim

  • SKK Konservasi dan Hemat Air,
  • SKK Hemat Energi Listrik, dan
  • SKK Transportasi Hijau

Krida Keanekaragaman Hayati

  • SKK Pelestari Sumberdaya Genetik,
  • SKK Pelestari Ekosistem, dan
  • SKK Jasa Lingkungan

Baca juga: SAKA Taruna Bumi, Pengertian, Sejarah, Krida, Lambang dan TKK


1 Komentar

SAKA: Satuan Karya Pramuka Wanabakti · 24/10/2019 pada 6:00 pm

[…] Baca juga: SAKA Kalpataru, Satuan Karya Peduli Lingkungan Hidup […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *