MAKALAH
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
TENTANG
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DI TK

Makalah Perkembangan Peserta Didik

DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1
SANTIANA LIMBONG LILING (217 111 008)
SANDRIANTI SOLLI PAKATUNG (217 111 009)
IRWANTO KANDA PALINO (217 111 039)
KELAS: A.5

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA

2019/2020

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan berkat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Di dalam makalah ini kami membahas tentang perkembangan fisik peserta didik di Tingkat Kanak-kanak.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr.Milka,S.S,M,Pd sebagai dosen mata kuliah Perkembangan Peserta Didik yang telah mengarahkan kami dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah kami ini masih banyak kekurangan oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

Makale,19 september 2019

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG………………………………………………………
1.2 RUMUSAN MASALAH…………………………………………………..
1.3 TUJUAN PENULISAN……………………………………………………
BAB II PEMBAHASAN
A. PERKEMBANGAN FISIK PESERTA DIDIK………………………………..
B. KARASTERISTIK PERKEMBANGAN FISIK ..…………………………….
C. NATURE DAN NURTURE.……………………………………………………..
D.CIRI-CIRI PERKEMBANGAN FISIK PESERTA DIDIK TK ………………
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN……………………………………………………………
SARAN……………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam dunia pendidikan dan pengajaran yang menjadi fokus perhatian adalah peserta didiknya, baik itu di taman kanak-kanak, Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah, ataupun di Perguruan Tinggi dan pendidikan untuk orang dewasa lainnya.

Peserta didik adalah makhluk sosial, ia membutuhkan orang lain untuk dapat bertumbuh dan berkembang menjadi manusia yang utuh. Dalam perkembangannya, pendapat dan sikap peserta didik dapat berubah karena interaksi dan saling berpengaruh antara sesama peserta didik maupun dengan proses sosialisasi.

Pada awal manusia dilahirkan belum bersifat sosial dalam artian belum memiliki kemampuan dan berinteraksi dengan orang lain.

Perkembangan adalah salah satu proses yang harus dialami oleh setiap peserta didik baik secara formal dan informal.

1.2 Rumusan Masalah

a.Apa pengertian perkembangan fisik peserta didik?
b.Bagaimana karakteristik peserta didik?
c.bagaimana yang dimaksud dengan nature dan nurture?
d.Apa cirri-ciri perkembangan peserta didik?

1.3 Tujuan Penulisan

Penulis makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca maupun penulis mengenai perkembangan peserta didik.

BAB II

PEMBAHASAN

A.Pengertian Perkembangan Fisik Peserta Didik

Perkembangan fisik atau pertumbuhan biologis merupakan salah satu aspek penting dari perkembangan individu.

Menurut Seifert dan Hoffnung (1994) Perkembangan fisik adalah perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensorik dan keterampilan motorik.

Menurut kasiram(1983:23) perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru, yang berbeda dengan sebelumnya yang mengandung arti bahwa perkembangan merupakan perubahan sifat individu menuju kesempurnaan yang merupakan penyempurnaan dari sifat sebelumnya.

Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan adalah proses perkembangan individu yang bersifat dinamis kea rah kesempurnaan secara terus menerus sejak lahir hingga akhir hayat.

Peserta didik adalah semua komponen masyarakat yang belajar dan mengembangkan diri melalui prosedur-prosedur formal dan informal.

Bagi anak-anak usia sekolah dan remaja, pertumbuhan dan perkembangan fisik yang optimal itu sangat penting, karena pertumbuhan/perkembangan fisik anak secara langsung dan tidak langsung akan mempengaruhi perilakunya sehari-hari.

Makalah Perkembangan Peserta Didik (PPD)

secara langsung pertumbuhan fisik anak akan menentukan keterampilan anak secara bergerak sedangkan secara tidak langsung pertumbuhan/perkembangan fisik akan mempengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri dan orang lain.

Ada 3 (tiga) tahap perkembangan fisik peserta didik yaitu:

  • Tahap anak-anak hingga prapubertas usia 3 hingga 10 tahun.
  • Tahap usia 10-14 tahun.
  • Tahap remaja usia 12 tahun keatas.

Berdasarkan tahapan ini, anak usia sekolah(SD-SMP) dimasukkan dalam tahap prapubertas sedangkan anak SMP hingga SMA dimasukkan dalam tahap remaja.

Fase-fase perkembangan yaitu:

  • Fase prenatal(saat dalam kandungan)adalah waktu yang terletak antara masa pembuahan dan masa kelahiran.
  • Fase bayi adalah saat perkembangan yang berlangsung sejak lahir sampai 18 atau 24 bulan. Masa ini adalah masa yang sangat tergantung pada orang tua.
  • Fase kanak-kanak awal adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak masa bayi sampai 5 atau 6 tahun (masa pra sekolah).
  • Fase kanak-kanak tengah dan akhir adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 11 tahu, sama dengan masa usia sekolah dasar.
  • Fase remaja adalah masa perkembangan yang merupakan transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa awal, yang dimulai kira-kira umur 10 sampai 12 tahun dan berakhir kira-kira umur 18 sampai 22 tahun.

B.Karakteristik Perkembangan Fisik

Sangat berbeda satu sama lain, sekalipun anak-anak tersebut usianya relatif sama bahkan dalam kondisi ekonomi yang relative sama pula.sedangkan pertumbuhan anak-anak berbeda ras juga menunjukkan perbedaan yang menyolok. Halini disebabkan perbedaan gizi, lingkungan,perlakuan orang tua terhadap anak, kebiasaan hidup dan lain-lain.

Bagi sebagian anak, awal masuk kelas satu sekolah dasar merupakan peristiwa penting bagi anak. Dengan masuknya anak ke sekolah dasar akan membaawa akibat pada perubahan besar dalam pola kehidupannya, seperti perubahan dalam sikap nilai dan perilaku.

1.Keadaan berat dan tinggi badan anak usia sekolah (usia 6 hingga 10 tahun)

Pada masa ini peningkatan berat badan anak lebih banyak daripada tinggi badannya. Kaki dan tangan menjadi lebih panjang, dada dan panggul lebih besar.peningkatan berat badan anak selama ini terjadi terutama karena bertambahnya ukuran sistem rangka dan otot, serta ukuran beberapa organ tubuh.

2.Masa pubertas (usia 10 hingga 14 tahun)

Pada akhir usia sekolah anak segera memasuki masa yang disebut dengan pubertas yakni masa awal terjadinya pematangan seksual.waktu datangnya masa pubertas tidak dapat diketahui secara pasti. Ada anak-anak yang memulai masa pubertasnya pada usia yang lebih awal dan ada pula yang belakangan.biasanya anak perempuan memasuki masa pubertas lebih awal 2 tahun dibandingkan anak laki-laki. Menurut sejumlah ahli perkembangan pada anak perempuan pubertas terjadi sekitar usia 10 tahun, sedangkanlaki-laki terjadi pada usia sekitar 12 tahun.

3.Perubahan fisik

Pada masa pubertas terjadi perubahan fisik secara dramatis atau apa yang disebut dengan (growth spurt) yaitu percepatan pertumbuhan, dimana terjadi perubahan dan percepatan pertumbuhan di seluruh bagian dan dimensi fisik (zigler dan Stevenson 1993).

4.Proporsi Tubuh

Seiring dengan pertambahan tinggi dan berat badan, percepatan pertumbuhan selama masa pubertas juga terjadi pada propersi tubuh. Bagian-bagian tubuh tertentu yang sebelumnya terlalu kecil, pada masa pubertas menjadi terlalu besar.

Hal ini terlihat jelas pada pertumbuhan tangan dan kaki, yang sering terjadi tidak proporsional. Perubahan proporsi tubuh yang tidak seimbang ini menyebabkan anak merasa kaku dan canggung, serta khawatir bahwa badannya tidak akan pernah serasi dengan tangan dan kakinya.

5.kematangan seksual

Kematangan seksual merupakan suatu rankaian dari perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas, yang ditandai dengan perubahan pada cirri-ciri seks primer dan cirri seks sekunder.

  • Perubahan cirri-ciri seks primer

Menunjuk pada organ tubuh yang secara berlangsung berhubungan dengan proses reproduksi. Sekitar usia 12 tahun anak laki-laki kemungkinan untuk mengalami penyemburan air mani mereka yang pertama atau yang dikenal juga dengan istilah “mimpi basah”. Sementara itu pada anak perempuan perubahan ciri-ciri primer ditandai dengan munculnya periode menstruasi yang pertama kali dialami oleh seorang gadis.

  • Perubahan ciri-ciri seks sekunder

Ciri-ciri seks sekunder adalah tanda-tanda jasmaniah yang tidak langsung berhubungan dengan proses reproduksi tetapi merupakan tanda-tanda yang membedakan laki-laki dan perempuan.seperti tumbuhnya jakun, kumis dan dada melebar pada laki-laki. Sedangkan pada perempuan terlihat payudara dan panggul yang membesar

6.Perkembangan motorik anak usia sekolah dasar

Pada usia sekolah, perkembangan motorik anak akan lebih halus, lebih sempurna,, dan terkoordinasi dengan baik, seiring dengan bertambahnya berat badan dan kekuatan badan anak. Pada usia 10 hingga 12 tahun, anak-anak mulai memperlihatkan keterampilan-keterampilan yang menyerupai orang dewasa.

7.Masa pubertas

Ketika anak memasuki masa pubertas, sebenarnya ia telah memiliki kemampuan motorik kasar maupun motorik halus sebagai modal utama dalam mengikuti berbagai aktivitas di sekolah.

Pada masa pubertas kekuatan otot anak akan berlipat ganda seiring dengan semakin banyaknya jumlah sel-sel otot baru yang dibentuk jumlahnya lebih banyak daripada anak perempuan, sehingga tidak heran kalau anak laki-laki biasanya lebih kuat dibandingkan dengan anak perempuan.

C. Nature dan Nurture

Nature dan nurture merupakan isu dasar yang menjadi perdebatan sengit dalam psikologi perkembangan.nature (alam, sifat dasar) dapat diartikan sebagai sifar khas seseorang yang dibawah sejak kecil atau yang diwarisi sebagai sifat pembawahan.

Sedangkan nurture(pemeliharaan, pengasuhan) dapat diartikan sebagai faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi individu sejak dari masa pembuahan sampai selanjutnya (Chaplin,2001).

Salah satu faktor yang memengaruhi terhadap perkembangan individu adalah faktor keturunan yang merupakan pembawaan sejak lahir atau berdasarkan keturunan seperi konstitusi dan struktur fisik, kecakapan potensial ( bakat dan kecerdasan).

  • Faktor nature adalah faktor bawaan yang diwariskan orang tua kepada anaknya atau segalah potensi baik fisik maupun psikis Yang dimiliki individu sejak masa konsepsi sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen-gen.
  • Faktor nurture adalah faktor yang memengaruhi perkembangan individu itu sepenuhnya ditentukan oleh faktor lingkungan/ pendidikan yang disebut juga aliran empirisme yang menjadi faktor lingkungan pendidkan maha kuasa dalam menentukan perkembangan seorang individu.faktor lingkungan yang di bahas pada paparan berikut adalah lingkungan keluarga, sekolah,teman sebaya, masyarakat dan media massa.

D.Ciri-ciri perkembangan peserta didik tingkat TK

Makalah Perkembangan Peserta Didik (PPD)

Ciri-ciri umum anak anak usia dini

Yang dimaksud dengan anak usia dini atau anak prasekolah adalah mereka yang berusia 0-6 tahun. Mereka biasanya mengikuti program prasekolah atau kindergarten.

Sedangkan di Indonesia umumnya mereka mengikuti program tempat penitipan anak atau kelompok bermain( play group).

Anak pada usia dini disebut sebagai golden age berusia 2-3 tahun memiliki beberapa kesamaan karakteristik dengan bayi (0-2 tahun). Mereka pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Secara fisik anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesa.
  • Sangat aktif mengeksplorasi benda-benda yang ada di sekitarnya, memiliki observasi yang tajam dan keinginan –keinginan belajar yang kuat.
  • Mulai mengembangkan kemampuan berbahasa, diawali dengan berceloteh.
  • Mulai belajar mengembangkan emosi yang didasarkan pada bagaimana lingkungan memperlakukan di, sebab emosi bukan ditentukan oleh bawaan, namun lebih banyak pada lingkungan.

Sedangkan menginjak usia 4-6 tahun karakteristik anak umumnya menunjukkan:

  • Perkembangan fisik, anak sangat aktif melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk pengembangan otot-otot kecil maupun vesar.
  • Perkembangan bahasa sudah mampu memahami pembicaraan orang lain dan mampu mengungkapkan pikirannya dalam batas-batas tertentu.
  • Perkembangan kognitif (daya piker) sangat pesat, ditunjukkan rasa ingin tahu anak yang luar biasa terhadap lingkungan sekitar.

Snowman mengemukakan cirri-ciri anakusia dini 3-6 tahun yang meliputi yang meliputi aspek fisik, sosial, emosi dan kognitif anak.

1.Ciri fisik

Pada anak umumnya sangat aktif, Mereka telah memiliki penguasaan (kontrol) terhadap tubuhnya dan sangat menyukai kegiatan yang dilakukan sendiri.

Berikan kesempatan kepada anak untuk lari, memanjat dan melompat. Usahakan kegiatan-kegiatan tersebut di atas sebanyak mungkin sesuai dengan kebutuhan anak dan selalu dibawah pengawasan guru.

Setelah anak melakukan berbagai kegiatan, anak membutuhkan istirahat yang cukup.seringkali anak tidak menyadari bahwa mereka harus beristirahat cukup.

  • Otot-otot besar pada anak usia dini lebih berkembang dari pada kontrol terhadap jari dan tangan.
  • Anak masih mengalami kesulitan bila harus menfokuskan pandangannya pada obyek-obyek yang ukurannya kecil.itulah sebabnya koordinasi tangan kurang sempurna.
  • Walaupun tubuh anak ini lentur, tetapi tenggorok kepala anak yang melindungi otak masih lunak.
  • Anak perempuan lebih terampil daripada anak laki-laki dalam mengerjakan tugas yang bersifat praktis, khususnya motorik halus.

2.Ciri sosial

  • Pada umumnya anak cepat menyesuaikan diri secara sosial memiliki satu atau dua sahabat, tetapi sahabat itu cepat berganti.
  • Kelompok bermainnya cenderung kecil dan tidak terlalu terorganisasi dengan baik.
  • Anak lebih mudah sering kali bermain bersebelahan dengan anak yang lebih besar. Perselisihan sering terjadi namun dengan cepat kemudian berbaikan kembali.
  • Telah menyadari peran jenis kelamin.

3.Ciri emosional

  • Anak mengekspresikan emosinya dengan bebas dan terbuka.sikap marah sering diperlihatkan oleh anak pada usia tersebut.
  • Iri hati pada usia dini sering terjadi, sering memperebutkan perharatian guru.

4.ciri kognitif

Anak pada prasekolah umumnya terampil dalam berbahasa.sebagian dari mereka senang berbicara, dan sebagian dari mereka juga dilatih untuk menjadi pendengar yang baik.
Kompetensi anak perlu dikembangkan melalui interaksi, minat, kesempatan, mengagumi dan kasih sayang.

Untuk karakteristik anak usia dini bisa dilihat dari:

1.memiliki rasa ingin tahu
2.merupakan pribadi yang unik.
3.suka berfantasi dan berimajinasi
4.masa paling potensial untuk belajar.
5.menunjukkan sikap egosentris
6.memiliki rentang daya konsentrasi yang pendek.
7.sebagai bagian dari makhluk sosial.

Makalah Perkembangan Peserta Didik (PPD)

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Perkembangan fisik atau pertumbuhan biologis merupakan salah satu aspek penting dari perkembangan individu.

Dalam perkembangan individu anak, faktor nature adalah penentu perkembangan aspek-aspek psikofisik individu karena aspek-aspek perkembangan meliputi fisik dan intelektual. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan sebelum lahir dan pertumbuhan setelah lahir sesuai dengan pengertian faktor nature.

Perkembangan seorang anak adalah hasil dari faktor bawaan dan lingkungan .dalam hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan keluarga terhadap perkembangan anak karena lingkungan keluarga adalah awal mula pendidikan seorang anak.

SARAN

Dengan adanya konsep-konsep tentang perkembangan peserta didik dan ciri-ciri perkembangan peserta didik, serta faktor nuture dan nurture dalam perkembangan peserta didik.

Pembaca diharapkan mampu mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik serta member wawasan yang lebih dalam mengenal karakteristik peserta didik dan mampu mengaplikasikannya dalam proses belajar mengajar.

DAFTAR PUSTAKA

Buku materi pokok perkembangan peserta didik,MKDK4302/2SKS/Mulyana Sumantri,Nana Syaodih, Jakarta 2007.

Prinsip perkembangan anak, from:http://ppg-pgsd.blogspot.com/2012/01/01.

Baca juga:


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *