Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Gratifikasi atau yang biasa di sebut KKNG
Menurut keyakinan masing-masing, apakah itu perbuatan dosa atau bukan??
Kalau dosa apa dasarnya…?
Kalau bukan dosa apa dasarnya…?

Seperti kita ketahui bersama KKN di negara indonesia bukan lagi menjadi sesuatu hal yang baru melainkan sudah menjadi kebiasaan bagi oknum tidak bertanggung jawab, yang menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri.

Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Gratifikasi adalah salah satu momok dalam pemerintahan indonesia sejak dulu, yang membuat pembangunan menjadi lambat.

Korupsi Kolusi Nepotisme Gratifikasi

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Gratifikasi

Korupsi adalah perbuatan yang buruk yang mengakibatkan kerugian keuangan pada negara baik dalam jumlah kecil maupun besar.

Beberapa unsur-unsur tindak pidana korupsi antara lain:

  • perbuatan melawan hukum,
  • penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana,
  • memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi,
  • merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Jenis tindak pidana korupsi di antaranya, adalah memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan), penggelapan dalam jabatan, pemerasan dalam jabatan, ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara), dan menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).

Kolusi adalah tindakan persekongkolan, persekutuan, atau permufakatan untuk urusan yang tidak baik.

Nepotisme berarti lebih memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya.

Secara umum akibat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah merugikan negara dan merusak sendi-sendi kebersamaan serta memperlambat tercapainya tujuan nasional seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

KKN adalah “benalu sosial” yang merusak struktur pemerintahan, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan negara.

Selain itu, KKN merupakan suatu aksi tindak dan perilaku sosial yang merugikan individu lain dalam masyarakat, menghilangkan kesepakatan bersama yang berdasar pada keadilan, serta pembunuhan karakter terhadap individu itu sendiri.

Maka KKN, sebagai suatu tindakan amoral, tidak memihak kepentingan bersama (egois), mengabaikan etika, melanggar aturan hukum, dan terlebih melanggar aturan agama harus segera diberantas dari muka bumi Indonesia.

Demikianlah tentang Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Gratifikasi semoga menjadi pelajaran bagi kita semua agar menggunakan jabatan dan kekuasaan sebaik mungkin.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *