Menurut sumber wikipedia Konsep Dasar Kritik Sastra, Kritik berasal dari kata krites (yunani) yang artinya hakim dari kata kerja krinein artinya menghakimi. Pada abad ke-17 di Eropa dan Inggris meluas artinya yaitu meliputi semua sistem teori sastra dan kritik praktik.

Menurut Partini Sardjono Pradotokusumo memberikan pengertian bahwa penafsiran, penilaian, dan penghakiman terhadap karya satra disebut kritik sastra.

Dikatakan bahwa ‘kritik’ (sastra) berasal dari kata krites (Yunani Kuno) yang berarti ‘hakim’.krites semula berasal dari krinein ‘menghakimi’.

konsep dasar kritik sastra

Kritikos pada mulanya digunakan pada kaum Pergamon pimpinan Crates untuk membedakannya dengan kaum ahli tata bahasa (bahasawan) atau kaum grammatikos pimpinan Aristarchos di Alexandria. Namun pada abad II M istilah kritikos digunakan searti dengan grammatikos.

Konsep Dasar Kritik Sastra

Baca Juga:

Asal usul kata kritik

Dalam sastra Latin klasik istilah criticus diartikan lebih tinggi dari grammaticus dengan penjelasan bahwa istilah criticus juga berarti ‘penafsiran naskah’ dan ‘penafsiran kata-kata’.

Pengertian criticus atau kritikos sebagai literary criticism dalam kasanah sastra inggris muncul berkat jasa ahli retorika Quintrilian dan filsuf Aristoteles.

Abad pertengahan di Eropa istilah tersebut hanya muncul dalam bidang kedokteran dengan pengertian yang menyatakan suatu keadaan penyakit yang kritis atau sangat membahayakan jiwa penderita.

Pada zaman Renaissance arti kata ini kembali pada pengertian lama dan pada tahun 1942 seorang yang bernama Poliziano mempergunakan istilah tersebut untuk membedakan dengan filsuf.

Istilah criticus dan grammaticus digunakan untuk menunjuk orang-orang yang menekuni pustaka sastra lama. sementara itu, seorang pujangga yang bernama Erasmus (Belanda) menggunakan istilah Ars critica untuk Alkitab sebagai alat atau sarana layanan hidup.

Pergeseran arti kritik mencakup pembetulan dan edisi, pernyataan pengarang sensor dan penghakiman serta sintaksis berlaku sekitar tahun 1600 M. pada perkembangan kemudian kritik berarti orang yang melakukan kritik dan juga kegiatan kritiknya. sementara di Prancis dan Amerika pada awal abad XIX dan Literaturwissenchaft berarti teori sastra.

Pengertian kritik sastra

Dalam buku Theory of literatu (1957) yang ditulis oleh Rene Wellek dan Austin Warren dapat disimpulkan bahwa kritik sastra berarti pembicaraan tentang karya sastra tertentu. Namun, juga dikatakan bahwa pengertian suatu kata, seperti halnya kritik sastra, tidak dapat dipastikan dan dimapankan karena setiap kata memiliki sejarahnya sendiri.

Menurut Abrams dalam Glosary of Literary (1981) menerangkan bahwa kritik sastra merupakan cabang ilmu yang berurusan dengan perumusan, klasifikasi, penerangan, dan penilaian karya sastra.

Rahmat Joko Pradopo dalam kritik sastra indonesia modern (1988) menyatakan bahwa kritik sastra ialah pertimbangan baik buruknya karya sastra. dikatakan juga bahwa penilaian yang dikenakan pada karya sastra tergolong kritik sastra.

Pada umumnya kritik sastra memiliki 3 kegunaan atau 3 tugas yaitu:

  1. Untuk keilmuan sastra.
  2. Untuk perkembangan kesusastraan.
  3. Untuk kepentingan masyarakat yang menginginkan penerangan tentang karya sastra.

Hal penting dalam kritik sastra adalah analisis, sesuai dengan pendapat Jassin dalam Tifa Penyair dan Daerahnya (1965) bahwa kritik sastra ialah baik buruknya hasil kesusastraan dengan memberi alasan-alasan mengenai isi dan bentuknya.

Dengan demikian, kritik sastra merupakan kegiatan penilaian yang ditunjukkan pada karya sastra atau teks.

Oleh karena itu kritik sastra mencakup segi-segi kepengarangan yang bersangkutan dengan hakikat karya sastra atau mencakup masalah hubungan sastra dengan soal-soal kemanusiaan. namun demikian, sasaran utama kritik sastra ialah karya sastra atau teks, bukan pengarangnya.


1 Komentar

Pengertian Ilmu Sastra dan Ciri-ciri sastra · 13/10/2020 pada 9:55 pm

[…] Konsep Dasar Kritik Sastra, Pengertian, Sejarah, Fungsi […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *