Keterampilan Menyimak, merupakan 1 dari 4 keterampilan yang ada dalam kurikulum keterampilan bahasa indonesia.

keterampilan menyimak

Menurut para ahli Keterampilan Menyimak adalah sesuatu aktivitas yang mencakup kegiatan mendengar bunyi bahasa, mengidentifikasi, dan mer-eaksi atas makna yang terkandung dalam bahan simakan.

Pengertian Keterampilan Menyimak

Baca juga: Konsep Dasar Keterampilan Berbicara Yang Baik dan Benar

Keterampilan berbahasa seseorang tidak terlepas dari menyimak, berbicara,membaca dan menulis. Disaat kita kecil kita hanya memiliki keterampilan menyimak.

setelah berusia sekitar dua tahun mulai belajar berbicara sehingga perkembangan berbahasa terus meningkat sejalan dengan umur dan pengalaman dalam lingkungan sekitar.

Dan jika seseorang mampu menyimak pembicaraan orang lain dengan baik maka ia akan bisa berbicara dengan baik pula.

Menyimak adalah memperhatikan secara saksama terhadap sesuatu yang diucapkan atau dibicarakan orang lain.

Pengertian Menyimak Menurut Para Ahli

Menurut Tarigan dalam Djoko(1991)

Menyimak dapat didefenisikan sesuatu aktivitas yang mecakup kegiatan mendengar bunyi bahasa, mengidentifikasi, dan mereaksi atas makna yang terkandung dalam bahan simakan.

Baca juga: Pengertian Drama, Unsur Drama, Jenis Drama

Jadi, kegiatan menyimak merupakan kegiatan yang disengaja, direncanakan untuk mencapai proses tujuan.seseorang tidak akan menyimak kalau seseorang tidak mempunyai maksud untuk apa ia menyimak.

Menurut Tarigan (1994)

Dalam kegiatan menyimak adadua unsur kesengajaan, perhatian dan pemahaman yang merupakan unsure utama dalam setiap peristiwa menyimak.

Pintamtyastirin (1984:10)

Pintamtyastirin mendefenisikan bahwa menyimak ada dua arti:

Dalam arti sempit

Menunjukkan pada suatu proses mental pada saat penyimak menerima bunyi yang diucapkan oleh pembicara, menggunakan bunyi untuk menyusun penafsiran tentang apa yang dimaksudnya.

Dalam arti luas

Menunjukkan pada pengertian bahwa menyimak tidak hanya mengerti dan membuat penafsiran, melainkan juga berusaha melakukan apa yang dimaksud oleh pembicara.

Musfiroh, dkk (2000:2)

Baca juga: Pengertian Prosa dan Jenis-Jenis Prosa

Musfiroh, dkk menyatakan:

Menyimak adalah kegiatan mendengarkan bunyi suara secara sungguh-sungguh, sebagai upaya memahami ujaran sebagaimana yang dimaksudkan oleh pembicara dengan melibatkan seluruh aspek mental kejiwaan seperti mengidentifikasi, menginterpretasi dan mereaksinya.

Tujuan menyimak

Menyimak atau mendengarkan merupakan keterampilan dan kegiatan berbahasa yang bertujuan :

  • Menangkap dan memahami ujaran, lafal dan intonasinya.
  • Menangkap, memahami makna kata-kata atau kelompok kata, kalimat, aliniea atau paragraf dan wacana.
  • Menangkap, memahami maksud atau gagasan (ide) yang disampaikan pembicara (pembaca).
  • Mengartikan bunyi ucapkan dan memahaminya.
  • Melakukan penilaian terhadap makna ucapan.
  • Melakukan tanggapan atas ucapan tersebut.

Cara Menyimak Yang Baik

Baca juga: Pengertian Puisi dan Jenis-Jenis Puisi

Agar mencapai tujuan menyimak yang maksimal, yaitu dapat memahami materi informasi yang disampaikan oleh pembicara atau pembaca maka perlu dilakukan cara-cara yang tepat dan baik.oleh sebab itu dalam kegiatan menyimak kita harus:

  • Memusatkan perhatian dan pikiran terhadap informasi yang kita simak (yang kita didengarkan).
  • Benar-benar mengetahui masalah yang sedang dibicarakan.
  • Mengendapkan bahan yang disampaikan itu dengan cara merangkum (meringkas) di dalam ingatan.
  • Menyimpulkan dan menilai dan fakta-fakta yang kita dengar.

Jenis-Jenis Keterampilan Menyimak

Keterampilan menyimak dibedakan terdiri dari beberapa jenis yaitu:

Menyimak kritis

Menyimak kritis yaitu menyimak yang bertujuan untuk mendapatkan fakta yang kemudian disimpulkan. Kegiatan menyimak kritis ialah menyimak dengan saksama mendengarkan pembaca atau pembicara dalam menyampaikan informasi.

Menyimak konsentratif

Menyimak konsentratif, yaitu menyimak yang dilakukan oleh penyimak secara konsentrasi penuh guna mendapatkan informasi dari pembaca atau pembicara.tujuan utama menyimak konsentratif adalah untuk mendapatkan informasi yang utuh dari pembaca.

Menyimak kreatif

Baca juga: Genre Sastra dan Sistem Sastra Menurut Para Ahli

Menyimak kreatif yaitu menyimak yang berkaitan erat dengan imajinasi (khayalan) penyimak dan materi yang disimak.tujuan utamanya untuk mendapatkan pemecahan masalah.

Menyimak interofraktif

Menyimak interofraktif yaitu menyimak dengan cara benar-benar memusatkan perhatian, selektif dan memilih informasi atau masalah yang disampaikan oleh pembaca.

Menyimak eksploratori

Menyimak eksploratori yaitu menyimak yang bertujuan untuk menentukan fakta-fakta baru yang menarik dari pembicaraan yang masih tinggi.

9 tahapan menyimak menurut Striakland dalam Tarigan (2008:31):

a. Menyimak Berkala
Menyimak berkala terjadi pada saat-saat anak merasakan keterlibatan langsung dalam pembicaraan mengenai dirinya.

Baca juga: Tips Berbicara di Depan Umum dan Gaya Berbicara Yang Berkualitas

b. Menyimak dengan perhatian dangkal
Karena sering mendapat gangguan dengan adanya saingan-saingann perhatian kepada hal-hal di luar pembicaraan.

c. Setengah menyimak
Karena terganggu oleh kegiatan harus menungggu kesempatan untuk mengekspresikan isi hati, mengutarakan apa yang terpendam salam hati sang anak.

d. Menyimak serapan
Karena sang anak keasikan menyerap mengabsorpsi hal-hal yang kurang penting merupakan pembelajaran pasif yang sesunggunya.

e. Menyimak sekali-sekali
Menyimak sekali-sekali adalah menyimpan sebentar-sebentar apa yang di simak, hanya memperhatikan kata-kata sang pembicara yang menarik hatinya saja.

f. Menyimak asosiatif
Menyimak asosiatif adalah menyimak yang hanya mengingat pengalaman-pengalaman pribadi secara konstan, yang mengakibatkan sang penyimak benar-benar tidak memberikan reaksi terhadap pesan yang disampaikan pembicara.

g. Menyimak dengan reaksi berkala
Menyimak dengan reaksi berkala adalah sang penyimak memberikan komentar atau mengajukan pertanyaan kepada pembicara.

h. Menyimak secara saksama
Menyimak secara saksama adalah sang penyimak sungguh-sungguh mendengarkan apa yang di sampaikan oleh pembicara.

Baca juga: Kalimat Bahasa Indonesia, Pengertian, fungsi, Ciri-Ciri, Unsur, Jenis-Jenis

i. Menyimak secara aktif
Menyimak secara aktif adalah untuk mendapatkan serta menemukan pikiran, pendapat dan gagasan sang pembicara.


4 Komentar

Puisi Sajak Putih Karya Chairil Anwar, Beserta Analisis Puisi · 29/09/2019 pada 6:11 pm

[…] Baca juga: Keterampilan Menyimak, Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Tahapan […]

Makalah Perkembangan Peserta Didik (PPD) di TK · 06/10/2019 pada 1:01 pm

[…] Keterampilan Menyimak, Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Tahapan […]

Jenis-Jenis Drama dan Penjelasannya · 24/11/2019 pada 11:25 am

[…] Baca Juga: Keterampilan Menyimak, Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Tahapan […]

√3 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli · 01/12/2019 pada 5:49 pm

[…] Baca juga: Keterampilan Menyimak, Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Tahapan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *