Kalimat Bahasa Indonesia, sesuai dengan kaida bahasa indonesia yang baik dan benar terdapat beberapa unsur yang perlu diperhatikan.

Didalam kalimat bahasa indonesia terdapat juga ciri-ciri berdasarkan jenis-jenis kalimat tersebut dan juga pengertian dari kalimat tersebut.

kalimat bahasa indonesia

Kalimat Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar

Pengertian Kalimat

Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat mengungkapkan gagasan, perasaan atau pikiran yang relatif lengkap dan Kalimat diucapkan dalam bentuk kata-kata tidak mendatar saja melainkan disertai dengan:

  • Tekanan kata
  • Senyapan,tengah dan akhir
  • Intonasi atau lagu

Baca juga: Biografi Chairil Anwar

Contohnya:
(1).Gedung itu tinggi.
(2.)Rumah bagus itu bercat putih.

Pikiran yang relafif lengkap pada:

  • contoh (1) dapat diketahui dapat diketahui dengan adanya kata tinggi, yang merupakan jawaban dari pertanyaan bagaimana gedung itu, dan
  • contoh (2) diketahui dengan adanya frase bercat putih, yang merupakan jawaban dari pertanyaan mengapa/bagaimana rumah bagus itu. Tiap-tiap unsur yang merupakan jawaban atas pertanyaan bagaimana/mengapa itu berfungsi sebagai predikat, sedangkan unsur gedung itu yang merupakan jawaban atas pertanyaan apa yang tinggi berfungsi sebagai subjek.

Ciri-Ciri Kalimat Bahasa Indonesia

Ciri-ciri kalimat yaitu:

  • Dari segi maknanya, sebuah kalimat harus mengandung intonasi yang relatif lengkap, sedangkan dari segi strukturnya sekurang-kurangnya harus mengandung unsur subjek dan predikat.
  • Unsur-unsur yang berupa subjek- predikat posisinya dapat ditukar menjadi predikat-subjek.
  • Subjek dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan bagaimana dan mengapa.

Baca juga: Kumpulan Puisi Karya Chairil Anwar Terbaik Sepanjang Masa

Unsur-unsur kalimat

Sebuah kalimat dianggap lengkap apabila memiliki jabatan yang terdiri atas unsur-unsur yang disebut subjek, predikat,objek, pelengkap dan keterangan.

Subjek

Subjek (s) adalah bagian kalimat yang memiliki jabatan sebagai pokok pembicaraan atau pokok kalimat .ciri-ciri subjek ialah biasanya berupa kata benda yang dibendakan dan diikuti kata petunjuk ini atau itu.

Contoh:

  • Dia pergi ke Bali
  • Ibu pergi ke pasar

Subjek dapat diketahui dari dari jawaban atas pertanyaan apa dan siapa. Misalnya dalam kalimat gadis itu cantik . misalnya jawaban atas pertanyaannya siapa yang cantik adalah gadis itu. Dengan demikian, unsur gadis itu dalam kalimat tersebut merupakan subjek.

Baca juga: Aliran Romantisme: Pengertian, Ciri, Tokoh

Predikat

Unsur predikat dalam kalimat dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan bagaimana atau mengapa.misalnya, jawaban atas pertanyaan bagaimana Adik itu adalah cantik. Dengan demikian cantik merupakan unsure yang disebut predikat.

Jenis predikat dalam suatu kalimat yaitu:

b.1 Predikat verba

Predikat verba, yaitu predikat yang terjadi dari kata kerja, biasanya menyatakan tindakan atau perbuatan yang dilakukan oleh suatu obyek.

Contoh:

  • Anak-anak bermain di tepi sawah
  • Kakak belajar di kamar

b.2 Predikat nominal

Predikat nominal yaitu predikat yang terdiri dari kata selain kata kerja biasanya berupa kata sifat, kata benda atau kata bilangan.

Contoh:

  • Ibu seorang guru matematika.(kata benda)
  • Sekolah Wandi besar dan bagus.(kata sifat)
  • Sepeda motornya tiga buah.(kata bilangan)

Objek

Objek merupakan unsure kalimat yang kehadirannya bersifat wajib dan dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Unsure ini hanya terdapat dalam kalimat yang predikat berupa kata kerja transitif.

Baca juga: Konsep Dasar Keterampilan Berbicara Yang Baik dan Benar

Misalnya:

singa membunuh kancil
S P O

Pelengkap

Unsur kalimat yang disebut pelengkap kehadirannya juga bersifat wajib. Kalimat pelemgkap tidak dapat menduduki subjek karena kalimatnya tidak dapat dipasifkan.

Contoh:

Indonesia berpenduduk 300 juta jiwa
S P Pel

Keterangan

Keterangan merupakan unsur kalimat yang kehadirannya tidak wajib sehingga unsure itu dapat dihilangkan saja tanpa mempengaruhi keberterimaan struktur kalimatmya.ciri unsure kalimat yang lain adalah bahwa unsur itu posisinya dapat dipindah-pindahkan :di tengah, di depan atau di akhir.

Contoh:

  • Ririn pada saat itu sedang belajar.
  • Pada saat itu ririn sedang belajar.
  • Ririn sedang belajar pada saat itu.

Jenis-jenis kalimat

1.jenis kalimat menurut struktur gramatikalnya

a. Kalimat tunggal

Baca juga: Genre Sastra dan Sistem Sastra Menurut Para Ahli

Kalimat tunggal terdiri atas satu subjek dan satu predikat saja.

Contoh:

Harga buku itu seratus ribu rupiah
S p

Mereka menonton film detektif
S P O

b. Kalimat majemuk setara

Kalimat majemuk setara tarjadi dari dua kalimat tunggal atau lebih.kalimat majemuk ini dikelompokkan menjadi 3 jenis yaitu:

  • kalimat majemuk setara menggabungkan (kata penghubungnya :dan, serta,mula-mula, kemudian , lalu).
  • setara mempertentangkan( kata penghubungnya :tetapi, sedangkan, melainkan);
  • setara memilih (kata penghubungnya malah(an), bahkan, apalagi, lagipula,tambahan pula).

Contoh.

Saudara mau belajar keras atau saudara tidak tulus
S P S P

c. Kalimat majemuk tak setara (bertingkat)

Kalimat majemuk tas setara terdiri atas satu suku kalimat (klausa) yang bebas dan satu suku kalimat (klausa) yang tak bebas. Hubungan kedua klausa itu menggambarkan taraf kepentingan yang berbeda-beda di antara unsur gagasan yang majemuk (bersegi-segi).inti gagasan dituangkan ke dalam klausa bebas (induk kalimat), sedangkan hubungannya dari sudut pandang waktu, sebab, akibat, tujuan, syarat dan penjelasan dengan aspek gagasan yang lain diungkapkan dalam klausa terikat (anak kalimat).

d. Kalimat majemuk campuran

Baca juga: Tips Berbicara di Depan Umum dan Gaya Berbicara Yang Berkualitas

Kalimat jenis ini terdiri atas kalimat tak setara dan kalimat majemuk setara atau terdiri atas kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk tak setara.


4 Komentar

Keterampilan Menyimak, Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Tahapan · 15/09/2019 pada 11:28 pm

[…] Baca juga: Kalimat Bahasa Indonesia, Pengertian, fungsi, Ciri-Ciri, Unsur, Jenis-Jenis […]

Puisi Sajak Putih Karya Chairil Anwar, Beserta Analisis Puisi · 29/09/2019 pada 6:14 pm

[…] Baca juga: Kalimat Bahasa Indonesia, Pengertian, fungsi, Ciri-Ciri, Unsur, Jenis-Jenis […]

√3 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli · 20/10/2019 pada 12:35 am

[…] Baca juga: Kalimat Bahasa Indonesia, Pengertian, fungsi, Ciri-Ciri, Unsur, Jenis-Jenis […]

Makalah Perkembangan Peserta Didik (PPD) di TK · 01/12/2019 pada 5:48 pm

[…] Kalimat Bahasa Indonesia, Pengertian, fungsi, Ciri-Ciri, Unsur, Jenis-Jenis […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *