Jenis – jenis Aliran Dalam Sastra, aliran adalah paham atau pandangan yang melandasi pemikiran dalam memandang karya sastra.

Istilah-istilah naturalis, materialis dan idealis adalah istilah yang biasa digunakan di kalangan ilmu filsafat sebagai suatu paham, pandangan atau falsafah hidup yang akhirnya di kalangan ilmu sastra merupakan aliran yang dianut oleh seseorang dalam menghasilkan karyanya.

Mengenal Jenis - jenis Aliran Dalam Karya Sastra

Jenis – jenis Aliran Dalam Sastra.

Aliran Naturalisme.

Aliran naturalisme adalah suatu aliran dimna pengarang selalu berusaha melukiskan sesuatu dengan apa adanya.

Contoh dari aliran naturalisme adalah roman atau cerpen Motinggo Busye. Roman Atheis karya Achdiat Karta Miharja; Pada sebuah kapal, roman karya-karya NH Dini, adalah karya-karya roman naturalisme.

Supernaturalisme.

Paham supernatural mengemukakan bahwa didalam alam ini terdapat wujud-wujud yang bersifat gaib yang bersifat lebih tinggi atau lebih kuasa daripada alam nyata yang mengatur kehidupan alam.

Kepercayaan animisme dan dinamisme merupakan kepercayaan yang paling tua usianya dalam sejarah perkembangan kebudayaan manusia yang berpangkal pada paham naturalisme.

Aliran Realisme.

Merupakan aliran yang selalu melukiskan keadaan atau peristiwa yang sesuai dengan kenyataan. para pengarang tidak menambah atau mengurangi suatu kejadian atau peristiwa yang mereka lihat.

Idealisme dan aliran lainnya dalam karya sastra.

Aliran idealism adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide, dunia cita-cita , dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia.

Dalam dunia sastra, idealism berarti aliran yang menggambarkan dunia yang dicita-citakan, dunia yang diangan-angankan , dan dunia harapan yang masih abstrak yang jauh jangka waktu pencapaian.

Mistitisme adalah aliran dalam kesusastraan yang mengacu pada pemikiran mistik, yaitu pemikiran yang berdasarkan kepercayaan kepada sang Tuhan Yang Maha Esa, yang meliputi segala hal di alam ini.

Karya sastra yang beraliran mistisisme ini memperlihatkan karya yang mencari penyatuan diri dengan sang Tuhan Yang Maha Esa, yaitu Tuhan Semesta Alam.

Realisme dan aliran lainnya dalam karya sastra

Realisme adalah aliran dalam karya sastra yang berusaha melukiskan suatu objek seperti apa adanya pengarang berperan secara objektif.

Impresionisme berarti aliran dalam bidang seni sastra , seni lukis, seni music yang lebih mengutamakan kesan tentang suau objek yang diamati daripada wujud objek itu sendiri.

Karya sastra yang beraliran impresionisme pada umumnya terdapat pada masa angkatan pujangga baru, masa jepang, yang pada masa itu kebebasan berekspresi tentang cita-cita, harapan, ide belum dapat disalurkan secara terbuka.

Di dalam seni lukis aliran naturalism ini dimaksudkan sebagai karya seni yang meenampilkan keadaan alam apa adanya, berdasarkan faktor perspektif, proporsi sinar, dan bayangan.

Dalam karya sastra aliran naturalisme adalah aliran yang juga menampilkan peristiwa sebagai mana adanya. Karena itu ia tidak jauh berbeda dengan realisme.

Hanya saja, kalau realisme menampilkan objek apa adanya yang mengarah kepada kesan positif, kesan yang menyenangkan , sedangkan naturalism sebaliknya.

Determinisme ialah aliran dalam kesusastraan yang merupakan cabang dari naturalisme yang menekankan kepada takdir sebagai bagian dari kehidupan manusia yang ditentukan oleh unsure biologis dan lingkungan.

Baca Juga:

Ekstinsialisme dalam karya sastra

Aliran ini adalah aliran di dalam filsafat yang muncul dari rasa ketidakpuasan terhadap dikotomi aliran idealisme dan aliran materialisme dalam memaknai kehidupan ini.

Idealisme melihat manusia hanya sebagai subjek, hanya sebagai kesadaran, sedangkan materialism melihat manusia hanya sebagai objek. Materialisme lupa bahwa sesuatu di dunia ini disebut objek karena adanya subjek.

Eksistensialisme ingin mencari jalan keluar dari kedua pemikiranyang dianggap ekstrem itu yang berpikiran bahwa manusia di samping ia sebagai subjek iapun juga sekaligus sebagai objek dalam kehidupan ini (Ahmad Tafsir, 1994 hal 193).

Kata ex yang berarti ke luar dan sister berarti berdiri. Jadi, eksistensi berarti berdiri dengan keluar dari diri sendiri.

Filsuf yang pertama kali mengemukakan eksistensi manusia ialah Soren Aabye Kierkegaard (1905-1980) filsuf perancis yang menyebabkan eksistensialisme menjadi terkenal.

Dalam perkembangannya, aliran esksistensialisme berkembang menjadi dua jalur, yaitu eksistensialisme yang ateistis dan eksistensialisme yang theistis.

Aliran Neo-Naturalisme

Aliran neo-naturalisme adalah aliran baru dari aliran naturalis.aliran ini tidak hanya menenkankan pada sudut yang jelek-jeleknya saja, namun juga memandang sesuatu dari sudut yang baiknya juga.

Aliran Ekspresionisme

Aliran ekspresionalisme adalah aliran dalam karya seni, yang mementingkan curahan batin atau curahan jiwa dan tidak mementingkan peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang nyata.

Aliran Impresionalisme

Aliran impresionalisme adalah suatu aliran di mana pengarang dalam melukiskan sesuatu berdasarkan kesan-kesan sepintas saja dari sesuatu itu.

Determinisme

Aliran determinisme adalah aliran dalam sastra yang di dalamnya pengarang melukiskan sesuatu kejadian atau peristiwa dari sudut jelek-jeleknya saja.

Aliran Surealisme

Surealisme adalah suatu aliran yang melukiskan sesuatu secara berlebihan yang kadang sulit diikuti dan dipahami oleh pembaca atau penikmatnya. Surealisme adalah aliran di dalam kesusastraan yang banyak melukiskan kehidupan dan pembicaraan alam bawah sadar, alam mimpi.

Aliran romantisme

Aliran romantisme ini menekankan kepada ungkapan perasaan sebagai dasar perwujudan pemikiran pengarang sehinga pembaca tersentu emosinya setelah membaca ungkapan perasaannya.

Aliran idealisme

Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide, dunia cita-cita, dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia.

Lawan aliran idealisme adalah aliran materialisme. Aliran ini mengemukakan bahwa dunia sama sekali bergantung pada materi dan gerak.

Aliran materialisme atau naturalisme ini disebut juga dengan aliran realisme yaitu bentuk lukisan yang diciptakan menurut keadaan alam yang sebenarnya yang berdasarkan atas faktor-faktor perspektif, proporsi, warna, sinar, dan bayangan. Sedangkan di dalam seni sastra aliran materialisme atau naturalisme ini merupakan kelanjutan dari aliran realisme.

Aliran Simbolisme

Simbolisme adalah aliran kesusastraan yang penyajian tokoh-tokohnya bukan manusia melainkan binatang, atau benda-benda lainya seperti tumbuh-tumbuhan yang disimbolkan sebagai perilaku manusia.

Aliran Psikologisme

Aliran psikologisme berpandangan bahwa karya sastra adalah karya yang mengandung aspek-aspek kejiwaan atau psikologis.

Aliran Didaktisme

Aliran ini beranggapan bahwa karya sastra harus selalu menekankan aspek-aspek pendidikan.


2 Komentar

Konsep Dasar Dialektologi Secara Umum · 06/12/2020 pada 10:05 pm

[…] Mengenal Jenis – jenis Aliran Dalam Karya Sastra […]

Langkah Kerja Penelitian Dialektologi · 10/12/2020 pada 8:08 pm

[…] Mengenal Jenis – jenis Aliran Dalam Karya Sastra […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *