Fakta Tentang Virus Corona – halo sobat bagaimana kabar kalian semoga sehat selalu. di tengah wabah virus corona yang sangat mematikan jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan-makan bernutrisi serta menjaga kebersihan tubuh.Tak lupa untuk tetap dirumah saja jika memang tidak ada hal yang sangat penting untuk keluar rumah.

virus corona adalah salah satu virus yang bisa mengakibatkan kematian bagi orang yang tertularnya, dengan menyerang sistem pernapasan, banyaknya kasus terserang covid-19 dengan gejala inpeksi saluran pernapasan seperti flu dan infeksi paru-paru.

selain gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. orangyang tertular covid-19 bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

FAKTA TENTANG VIRUS CORONA YANG WAJIB KAMU KETAHUI

secara umum ada 3 gejala yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  1. Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  2. Batuk
  3. Sesak napas

Baca Juga: Manfaat Daun Jambu Biji Bagi Kesehatan

6 Fakta Tentang Virus Corona (Covid – 19)

Misterius

Belum Terdapat VaksinnyaVirus yang menimbulkan wabah pneumonia di Wuhan, Cina ini terbilang misterius. Para pakar mengenali bagaikan virus corona tipe baru. Virus yang melanda respirasi itu dinamai dengan novel coronavirus ataupun 2019- nCoV.

Sesungguhnya ada sebagian vaksin pneumonia yang diperuntukan buat menghindari pneumonia. Akan tapi, vaksin tersebut tidak dapat menghindari pneumonia yang lagi mewabah dikala ini sebab virus corona tipe baru. Oleh karena itu, pemerintah Cina mengkarantina kota Wuhan yang berpenduduk 11 juta orang.

Menyebar Dengan Cepat ke NegaraLain

Virus yang bisa menimbulkan pneumonia tersebut pertama kali timbul di kota Wuhan, Cina. Pemerintah Cina berkata virus corona ini berasal dari hewan liar yang dijual di pasar seafood Huanan.

Semenjak itu, para turis yang terinfeksi dari Wuhan sudah menularkan virus tersebut ke negara- negara lain. Hingga saat ini, virus corona telah menyebar ke 7 negeri. Mulai dari Thailand, Jepang, Korea Selatan, Singapore, Taiwan, Vietnam, serta Amerika Serikat.

Baca Juga: Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Kerabat dekat SARS serta MERS

Bagi para ahli di World Health Organization, virus corona ialah keluarga besar virus yang menimbulkan penyakit flu, sampai penyakit yang lebih parah. Misalnya, Middle East Respiratory Syndrome( MERS- CoV) serta Severe Acute Respiratory Syndrome( SARS- CoV).

Kilas balik ke belakang, SARS yang timbul pada November 2002 di Cina, menyebar ke sebagian negeri lain. Mulai dari Hongkong, Vietnam, Singapore, Indonesia, Malaysia, Inggris, Italia, Swedia, Swiss, Rusia, sampai Amerika Serikat.

Epidemi SARS yang berakhir sampai pertengahan 2003 itu menjangkiti 8. 098 orang di bermacam negeri. Gimana dengan jumlah korbannya? Paling tidak 774 orang mesti kehabisan nyawa akibat penyakit peradangan saluran respirasi berat tersebut.

Indikasi virus corona

Pada pengidap yang positif terinfeksi virus corona, terdapat bermacam indikasi yang terjalin. Sebagian orang dilaporkan cuma hadapi indikasi dini yang ringan ataupun apalagi tidak merasakan indikasi berarti. Tetapi pada permasalahan yang lain, terdapat pengidap yang dilaporkan hadapi indikasi sangat parah.

Indikasi yang dapat mencuat pada peradangan novel coronavirus antara lain demam, batuk, sesak nafas, mual, muntah ataupun diare. Indikasi dapat reda dalam sebagian hari, tetapi bisa pula tumbuh jadi parah, paling utama pada kanak- kanak, lanjut usia, serta orang dengan sistem imun yang lemah. Pada kelompok orang yang rentan tersebut, indikasi dapat tumbuh jadi bronkitis ataupun pnemonia.

Dikala ini, para pakar meyakini kalau indikasi peradangan virus corona tipe ini dapat timbul 2- 14 hari semenjak peradangan awal kali terjalin.

Masa antara dini peradangan dengan timbulnya indikasi dinamakan masa inkubasi. Pada masa inkubasi ini, virus corona telah dapat meluas, sehingga dapat saja terdapat satu orang yang baru kembali dari zona wabah ataupun berkontak dengan pengidap, tetapi merasa baik- baik saja serta 2 minggu setelah itu baru merasakan timbulnya indikasi virus corona.

Langkah penangkalan penularan virus corona

Karena masih baru, belum terdapat vaksin yang dapat menghindari terbentuknya penularan 2019- nCOV ini. Tetapi, bermacam lembaga kesehatan mulai dari World Health Organization sampai Departemen Kesehatan RI sudah menghasilkan imbauan menimpa beberapa metode menghindari penularan, sebagai berikut:

  1. Giat mencuci tangan memakai sabun serta air mengalir ataupun hand sanitizer yang memiliki alkohol, paling utama sehabis bersin, batuk, ataupun memegang benda- benda di tempat universal.
  2. Saat batuk ataupun bersin, jangan tutup mulut dengan telapak tangan. Gunakanlah lengan bagian atas ataupun tisu sekali gunakan. Sehabis itu, lanjutkan dengan mencuci tangan.
  3. Jauhi kontak langsung dengan orang yang lagi flu serta demam.
  4. Apabila Kamu demam serta flu, lekas bertanya dengan dokter.
  5. Saat perjalanan ke dokter, ingat untuk selalu memakai masker buat menghindari penularan ke orang lain.
  6. Untuk sementara waktu, jangan mendatangi pasar hewan.
  7. Jangan komsumsi santapan yang mentah. Yakinkan santapan yang bersumber dari hewan, dimasak sempurna sampai matang.
  8. Pakai masker saat berada di tempat umum atau keramaian.
  9. Sehabis bepergian, langsung ganti baju serta mandi.
  10. Jangan bepergian ke wilayah yang lagi tertular wabah virus corona.

Baca Juga: Wow!! Tumbuhan Ini Bisa Menyembuhkan Kanker Payudara

Hoax!! Berkumur Air Hangat Dengan Garam dan Cuka Bisa Mencegah Virus Corona

Berkumur air hangat dengan kombinasi garam maupun cuka memanglah telah lama digunakan bagaikan metode melenyapkan indikasi penyakit yang berkaitan dengan flu serta sakit kerongkongan. namun, belum terdapat hasil riset yang mengatakan kalau metode tersebut bisa menolong mencegah virus corona COVID- 19.

Demikianlah tentang fakta virus corona semoga wabah ini segera berlalu dan kita semua sehat-sehat selalu.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *