Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan, banyak pengguna vape atau rokok elektrik mengatakan bahwa vape lebih aman dari pada rokok tembakau.

Dalam hal ini banyak yang kesulitan berhenti merokok dan beralih menggunakan vape dengan tujuan untuk stop merokok.

Namun sebagian tidak tau Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan lebih besar dari rokok biasa.

Bahkan WHO sendiri mengatakan bahwa rokok elektrik tidak aman untuk kesehatan karena mengandung zat beracun.

Walupun menurut sebagian peneleti bahwa zat beracun tersebut masih dibawah ambang batas normal namun tetap saja hal tersebut tidak aman.

Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

6 Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Menurut penelitian ahli kesehatan di Jepang menyebutkan bahwa rokok elektrik 10 kali lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok tembakau.

Hal itu dikarenakan adanya kandungan formalin dan asetaldehida dalam asap atau uap yang di hasilkan dari beberapa cairan rokok elektronik.

1.Menimbulkan penyakit paru-paru

Selain itu kandungan zat kimia yang ada dalam cairan vape akan membuat penggunanya beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau biasa disebut popcorn lung.

Disebabkan oleh cairan kimia pada rokok elektrik yang merusak saluran udara pada paru-paru. cara penanganan jika sudah terkena penyakit ini hanyalah dengan transplantasi paru-paru.

2.Resiko Kanker

Selain itu kandungan logam pada asap rokok elektrik lebih besar dibandingkan dengan asap rokok tembakau di karenakan pada rokok elektrik terdapat kandungan seperti timah, besi, aluminium, nikel, perak, silikat, dan kromium.

Bahaya yang ditimbulkan dari kandungan logam pada rokok elektrik bagi penggunanya yaitu menimbulkan resiko kanker, gangguan pernapasan, dan pertumbuhan sel yang tidak normal.

3. Bahaya Baterai Meledak

Jika pengguna vape hanya sekedar ingin bergaya dan tidak tau merawat vape maka resiko yang ditimbulkan yaitu baterai meledak.

Ini biasa terjadi jika baterai sampai overheat, hal ini mungkin jarang terjadi tapi lebih baik untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan vape.

4. Bahaya Kecanduan

Walaupun tertulis nol nikotin dan nol tar namun penggunaan vape jangka panjang akan meningkatkan resiko kecanduan untuk selalu menggunakan vape.

Jika sudah kecanduan maka emosi tidak stabil, depresi, cemas dan mudah marah. hal ini karena kandungan zat kimia yang ada pada cairan vape.

5. Resiko Penyakit Darah Tinggi dan Diabetes

Disebabkan oleh sebagian besar zat nikotin yang ada dalam cairan rokok elektrik, jika menggunakan vape dalam jangka panjang maka resiko yang muncul seperti resiko terkena diabetes dan darah tinggi.

6. Menurunkan Daya Ingat dan Kekebalan Tubuh

penggunaan vape jangka panjang akan beresiko menurunkan daya ingat dan kekebalan tubuh karena kandungan nikotin yang ada pada cairan rokok elektrik.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *