MITOS dan FAKTA tentang PENDAKI GUNUNG, pendaki gunung bukanlah sesuatu hal yang baru terdengar di telinga kita, namun pendaki gunung sudah sejak lama menjadi sebuah tren bagi pecinta olahraga alam bebas.

Berbicara tentang pendaki gunung tidak lepas dari mitos dan fakta, mitos atau cerita belaka biasanya di ungkapkan oleh orang-orang yang belum merasakan secara langsung.

7 MITOS dan FAKTA tentang PENDAKI GUNUNG

Seputar MITOS dan FAKTA Tentang PENDAKI GUNUNG

  1. MITOS : Pendaki gunung itu kebanyakan orang-orang galau yang nggak punya tujuan,

FAKTA : Jelas – jelas pendaki gunung punya tujuan yang pasti, yaitu “Puncak Gunung”..

  1. MITOS : Pendaki gunung kebanyakan orang- orang kere yang jauh dari kata elit,

FAKTA : Mendaki gunung termasuk dalam nominasi hobi termahal di dunia, walaupun pola hidup pendaki gunung identik dengan kesederhanaan..

  1. MITOS : Pendaki gunung kebanyakan pengangguran nggak jelas, yang nggak punya ambisi untuk sukses,

FAKTA : Untuk mendaki memerlukan uang yang nggak sedikit, yang mustahil kalau sering dilakukan oleh seorang pengangguran akut. Pendaki gunung juga selalu punya target yang akan dicapai untuk sampai di puncak atau untuk misi perjalanan berikutnya..

Baca juga:

  1. MITOS : Pendaki gunung kebanyakan orang-orang yang ilmunya sedikit dan nggak makan bangku sekolahan,

FAKTA : Setiap pendakian selalu memberikan ilmu baru bagi para pendaki. Semakin sering mendaki, semakin banyak pengalaman dan ilmunya. Untuk mendaki gunung juga diperlukan ilmu khusus yang harus dikuasai oleh para pendaki untuk bertahan hidup dan bersosialisasi, seperti navigasi, mountainering, management resque, dll..

  1. MITOS : Pendaki gunung adalah orang-orang urakan yang tak pernah mempedulikan mode dan penampilan,

FAKTA : Barang-barang kebutuhan pendakian yang dijual ditoko outdoor selalu mengikuti tren terkini dan harganya tak kalah dengan fashion pakaian modern bergengsi masa kini..

  1. MITOS : Pendaki gunung kebanyakan orang-orang nakal yang jauh dari agama,

FAKTA : Pendaki gunung sering mengadakan salat berjamaah meski sedang berada di ketinggian, bahkan ada pula yang tetap menjalankan ibadahnya dari ketinggian sana.

  1. MITOS : Pendaki gunung adalah perusak alam yang menyandang gelar “Pencinta” alam,

FAKTA : Pendaki gunung selalu punya impian agar anak cucunya kelak masih dapat merasakan keindahan ciptaan Yang Maha kuasa di atas ketinggian sana.

Di poin ketujuh menarik dibahas, yang sering kali kita lihat di sosial media jika ada gunung atau objek wisata alam bebas yang penuh dengan sampah, maka masyarakat langsung men-CAP pecinta alam atau pendaki gunung yang melakukan itu.

Namun kadang kita tidak sadar banyak diluar sana orang melakukan pendakian serta camping, walaupun mereka bukan dalam kategori pecinta alam.

Mereka yang hanya menikmati tanpa memperdulikan kondisi alam termasuk dalam kategori PENCINTA ALAM, yang mana sebagian orang menganggap bahwa ‘PENCINTA ALAM dan PECINTA ALAM” sama namun nyatanya berbeda.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *